Lompat ke isi utama

Berita

Gelorakan Bawaslu Membelajarkan melalui Kuliah Tamu Kepemiluan, Bawaslu Gowa bersama Bawaslu Sulsel Ajak Gen Z Tingkatkan Kesadaran Politik

Dokumentasi Kegiatan "Bawaslu Membelajarkan" dan Kuliah Tamu Kepemiluan pada Senin,18/05/2026

Dokumentasi Kegiatan "Bawaslu Membelajarkan" dan Kuliah Tamu Kepemiluan pada Senin,18/05/2026

Bawaslu Gowa Bersama Bawaslu Sulsel Ajak Mahasiswa UIN Alauddin Perkuat Kesadaran Politik lewat Kuliah Tamu Kepemiluan

Sungguminasa - Bawaslu Kabupaten Gowa melalui Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan giat Bawaslu Membelajarkan serta Kuliah Tamu Tata Kelola Pemilu dengan tema “Penanganan Pelanggaran Pemilu” bertempat di Ruang Sidang Kantor Bawaslu Kabupaten Gowa pada Senin (18/06/26).

Samsuar Saleh Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan pentingnya kegiatan edukasi kepemiluan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Sipil tentang pemilu.

“kami berharap kegiatan ini dapat berlanjut dan menjadi pemicu bagi masyarakat untuk memliki pengetahuan politik dan terlebih lagi dengan lebih peduli tentang pemilu. Harapannya dari kegiatan seperti ini mahasiswa dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pemilu salah satunya melalui penulisan skripsi tentang kepemiluan.

Di tempat yang sama Adnan Jamal  selaku Anggota Bawaslu Provinsi Sulsel juga menuturkan hal yang serupa dengan menekankan kepada mahasiswa sebagai kaum terpelajar untu lebih berpikiran kritis terhadap hukum politik utamanya belajar mengenai kepemiluan.

“Kegiatan  model kuliah tamu ini merupakan wujud dari  Visi Misi Bawaslu. Salah satu misinya adalah memperkuat kemitraan pengawasan dengan masyarakat Sipil untuk mewujudkan pengawasan partisipatif. Hadir untuk menunaikan salah satu misinya terlepas ada tahapan atau tidak, model kuliah tamu ini menjadi penting baik kepentingan langsung Bawaslu atau masyarakat sipil.

Melalui materi Penanganan Pelanggaran Pemilu yang disampaiakan oleh Adnan Jamal  menarik perhatian Mahasiswa(i) yang  menekankan bahwa pelanggaran pemilu sebaiknya dapat diatasi untuk mencapai pemilu yang jujur dan adil

“dengan meningkatkan kesadaran politik serta memiliki pikiran kritis oleh kaum intelektual dan  berpikir analitis , mampu mencari kebenaran dan tidak mudah percaya dengan hal yang belum teruji kebenarannya karena pemilu yang jujur dan adil diyakini lahir  dari partisipasi pemilih yang cerdas, kritis, dan berdaulat. Kesadaran masyarakat untuk mengawal setiap tahapan proses pemilu memegang peranan penting sebagai fondasi utama tegaknya demokrasi, tegasnya”

Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa(I) ilmu politik UIN Alauddin Makassar yang sangat antusias untuk belajar tentang kepemiluan dan jajaran sekretariat Bawaslu kabupaten Gowa.

Penulis : Nurul Aidah

Editor : Humas Bawaslu Kabupaten Gowa